Cara Menanam Seledri Agar Cepat Tumbuh Subur, Perhatikan Langkah Ini !

545 views

2. Media Tanam Bedengan

Dalam cara memproduksi tanah terhadap suatu lahan bedengan merupakan lumayan rumit dan membutuhkan tenaga yang lebih untuk melakukannya. Untuk meraih hasil yang maksimal sudah pasti tidak didapatkan dengan cara yang singkat. Melainkan ada tahapan-tahapan yang perlu diperhatikan di dalam cara memproduksi lahan bedengan. Ada sebagian cara di dalam cara memproduksi lahan bedengan yang perlu dikerjakan secara berurutan dan secara rinci.

cara menanam seledri

a. Bahan dan Peralatan

Sebelum melaksanakan pengolahan lahan, langkah pertama yang perlu dilaksanakan adalah mempersiapkan bahan dan alat-alat yang dibutuhkan:

  1. Mempersiapkan plastik mulsa
  2. Cangkul
  3. Pupuk kandang atau pupuk kompos
  4. Pupuk urea
  5. Pupuk KCL

Baca Juga : Cara Budidaya Kacang Kapri Yang Mudah

b. Pengolahan Tanah Bedengan

Setelah seluruh alat dan bahan sudah disiapkan, maka langkah yang ke dua yaitu produksi lahan tanah bedengan. Dalam langkah pengolahan tanah bedengan ada sebagian langkah yang perlu dilaksanakan secara berurutan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilaksanakan secara bertahap dan jelas:

  1. Langkah pertama yang perlu dilaksanakan di dalam langkah pengolahan lahan bedengan ialah tanah digemburkan khususnya dahulu. Tanah digemburkan bisa dengan langkah di bajak atau di cangkul. Namun pada biasanya para petani lebih menyukai sistem penggemburan tanah dengan langkah di cangkul. Karena dengan langkah di cangkul akan meraih hasil yang maksimal dan tanah tidak menggumpal.
  2. Setelah sistem penggemburan tanah selesai, maka langkah seterusnya yaitu sistem pembentukan bedengan. Tanah bedengan di bentuk persegi panjang dengan lebar cocok dengan ukuran plastik mulsa yang akan digunakan. Lebar plastik mulsa pada biasanya yaitu lebih kurang 80 cm sampai 100 cm. Buatlah jarak tiap tiap bedeng nya yaitu lebih kurang 50 cm. Pemberian jarak tersebut biasanya digunakan sebagai jalur untuk perawatan dan sistem pemanenan.
  3. Setelah tanah selesai di bentuk, sesudah itu langkah seterusnya yaitu sistem pemupukan. Namun sebelum akan dilaksanakan sistem pemupukan alangkah baiknya diberikan sedikit taburan kapur khusus untuk tanah. Pemberian kapur digunakan pada tanah kalau tanah sangat lembab. Kapur tersebut berguna untuk mengurangi takaran air yang terdapat pada tanah.
  4. Di atas tanah yang sudah diberikan taburan kapur seterusnya diberikan pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk kandang atau pupuk kompos di jereng di atas lahan bedengan dengan ketebalan lebih kurang 5 cm. Pemberian pupuk tersebut punya tujuan supaya tanah jadi makin subur sebab takaran yang terdapat pada pupuk.
  5. Setelah pemupukan selesai maka di atas pupuk kandang bisa ditambahkan sedikit pupuk urea. Namun dukungan pupuk urea tersebut cuma sebagai pelengkap sesuai bersama dengan selera petani.
  6. Proses pemupukan yang paling akhir yakni dukungan pupuk KCL. Pemberian pupuk KCL bersama dengan cara ditaburkan terhadap pupuk yang udah dijereng terhadap keterangan di atas tadi. Pupuk KCL lumayan ditaburkan bersama dengan cara tipis-tipis secara merata. Pupuk KCL tersebut mempunyai tujuan sebagai pelengkap atau penambah gizi terhadap suatu tanaman.
  7. Setelah proses pemupukan selesai maka cara selanjutnya yakni proses penutupan. Untuk proses penutupan sehabis proses pemupukan yakni tersedia 2 langkah. Langkah yang pertama yakni penutupan lahan bedengan memanfaatkan tanah dan yang ke-2 yakni penutupan memanfaatkan plastik mulsa.
  8. Proses penutupan yang pertama adalah memanfaatkan tanah biasa. Tanah ditutupkan terhadap atas bedengan yang udah di beri pupuk. Ketebalan tanah tersebut sekitar 5 cm dan tidak mesti benar-benar tebal. Kemudian tanah diratakan atau dihaluskan sebelum saat dilaksanakan penutupan memanfaatkan plastik mulsa.
  9. Penutupan memanfaatkan plastik mulsa. Caranya yakni plastik mulsa di potong bersama dengan ukuran lahan bedengan yang akan ditutup. Kemudian plastik didiamkan sebentar supaya terkena panas dan agak mulur. Lalu plastik sedikit di tarik oleh 2 orang dan pasangkan plastik di atas bedengan bersama dengan kencang. Pengunci untuk plastik mulsa umumnya memanfaatkan bambu yang udah di potong kecil-kecil sektar 20 cm dan di belah bersama dengan tipis-tipis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *